Pengaruh Penyemprotan Larutan Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Mutans pada Hasil Cetakan Alginat

  • I Made Jaya Wikantyasa Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Desak Nyoman Ari Susanti Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Gede Indra Sucipta Maker Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • I Gusti Ayu Kade Ira Purbasari Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Keywords: Alginat, Ekstrak daun papaya (Carica papaya L.), Penyemprotan, Streptococcus mutans

Abstract

Introduction: Dental impression is a procedure to gain a picture of tissues in the oral cavity. Alginate is a hydrophilic impression material that is able to absorb the surrounding liquid. These properties make alginate easily contaminated by bacteria during the impression procedure. One of the bacteria that can move from the patient's oral cavity to the impression material is Streptococcus mutans. However, sodium hypochlorite that commonly used has an unpleasant odor and can cause irritation. One of the natural ingredients that contain antibacterial compound is Papaya leaves, thus it can be a natural antibacterial source.

Method: This research used 27 alginates as samples with 10 mm in diameter and 15 mm in height, which were divided into negative control group (sprayed with distilled water), positive control group (sprayed with 0.5% sodium hypochlorite), and treatment group (sprayed with 80% of papaya leaves extractution). Samples were contaminated with Streptococcus mutans bacteria for 48 hours, then sprayed according to the group. After dilution, samples were spread on blood agar media. Bacterial growth was observed on blood agar after being incubated for 24-48 hours.

Result: The mean number of bacterial colonies in treatment group was lower than in negative control group, but not lower than in positive control group. One-Way ANOVA test showed that the number of bacterial colonies in each group had a significant difference (p<0.05).

Conclusion: Papaya leaves (Carica papaya L.) extract solution has an effect in inhibiting the growth of Streptococcus mutans bacteria on alginate impressions.

 

 

Latar Belakang: Pencetakan rongga mulut merupakan tindakan yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran jaringan yang ada di dalam rongga mulut. Alginat merupakan bahan cetak yang bersifat hidrofilik sehingga mampu menyerap cairan yang ada di sekitarnya. Sifat tersebut membuat alginat mudah terkontaminasi bakteri selama proses pencetakan. Salah satu bakteri yang dapat berpindah dari rongga mulut pasien ke cetakan adalah Streptococcus mutans. Sodium hipoklorit merupakan bahan yang umum digunakan untuk mencegah perpindahan bakteri, akan tetapi memiliki bau kurang nyaman serta dapat menyebabkan iritasi jika terkena kulit. Salah satu bahan alami yang bisa digunakan adalah daun pepaya. Daun pepaya memiliki kandungan senyawa antibakteri seperti tocophenol, alkaloid karpain, dan flavonoid sehingga dapat digunakan sebagai antibakteri alami.

Metode: Sampel penelitian terdiri atas 27 buah alginat berdiameter 10 mm dan tinggi 15 mm yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (disemprot akuades), kelompok kontrol positif (disemprot sodium hipoklorit 0,5%), dan kelompok perlakuan (disemprot larutan ekstrak daun pepaya 80%). Sampel dikontaminasikan dengan bakteri Streptococcus mutans selama 48 jam, selanjutnya disemprot sesuai dengan kelompok, kemudian dilakukan dilusi untuk selanjutnya disebar pada media blood agar. Pertumbuhan bakteri diamati pada media blood agar setelah diinkubasi selama 24-48 jam.

Hasil: Nilai mean jumlah koloni bakteri pada kelompok perlakuan lebih rendah daripada kelompok kontrol negatif, namun tidak lebih rendah daripada kelompok kontrol positif. Uji One-Way ANOVA menunjukkan jumlah koloni bakteri pada masing-masing kelompok memiliki perbedaan yang signifikan (p<0.05).

Simpulan: Larutan ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki pengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans pada hasil cetakan alginat.

Author Biographies

I Made Jaya Wikantyasa, Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Desak Nyoman Ari Susanti, Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Gede Indra Sucipta Maker, Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

I Gusti Ayu Kade Ira Purbasari, Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Pengajar di Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Published
2026-04-30
Section
Original Article