Efektivitas Gel Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) 30% terhadap Ekspresi TNF-α dalam Penyembuhan Ulkus Traumatikus Tikus Wistar (Rattus norvegicus) dengan Diabetes Melitus Tipe II

  • Gusti Ayu Putu Siska Sri Mahartini Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • Ida Bagus Pramana Putra Manuaba Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • I Gusti Agung Dyah Ambarawati Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • Ni Luh Desy Ayu Susilahati Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
  • I Gusti Agung Sri Pradnyani Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Keywords: Ulkus traumatikus, ekspresi TNF-α, Diabetes melitus, Annona muricata L.

Abstract

Background: Traumatic ulcers in patients with type II diabetes mellitus experience delayed healing due to chronic inflammation and dysregulated expression of TNF-α. Soursop leaves (Annona muricata L.) are known to contain flavonoids and tannins with anti-inflammatory and antidiabetic properties, and are potentially able to modulate TNF-α expression physiologically.

Methods: Wistar rats were induced with alloxan at a dose of 150 mg/kgBW. The rats were divided into positive control and treatment groups. Traumatic ulcers were created on the labial mucosa using a heated cement stopper with a 3 mm diameter. Gel was applied topically every morning and evening. Rats were euthanized on days 1, 3, and 7. TNF- α expression was observed under 400× magnification using an Olympus Optilab microscope. Results: TNF-α expression in the treatment group receiving 30% soursop leaf extract gel showed a significant increase on day 3 as part of the initial inflammatory phase, followed by a decrease on day 7. Statistical analysis using one-way ANOVA showed a significant difference between groups (p < 0.05).

Conclusion: The 30% soursop leaf extract gel is effective in physiologically modulating TNF-α expression in traumatic ulcers in Wistar rats with type II diabetes mellitus.

 

Latar Belakang : Ulkus traumatikus pada penderita diabetes melitus tipe II mengalami hambatan penyembuhan karena peradangan kronis dan disregulasi ekspresi TNF-α. Daun sirsak (Annona muricata L.) diketahui mengandung flavonoid dan tanin yang bersifat antiinfflamasi dan antidiabetik, serta berpotensi memodulasi ekspresi TNF-α secara fisiologis.

Metode : Tikus wistar diinduksi dengan aloksan 150mg/kgBB. Tikus dikelompokkan menjadi kelompok kontrol positif dan perlakuan. Tikus kemudian dibuat ulser pada mukosa labial dengan menggunakan cement stopper yang dipanaskan dengan diameter 3 mm. Aplikasi gel dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari. Kemudian tikus di euthanasia pada hari ke-1, 3, dan 7. Pengamatan dilakukan untuk melihat ekspresi TNF-α dengan perbesaran 400x pada mikroskop Olympus optilab.

Hasil penelitian : Ekspresi TNF- α pada kelompok perlakuan gel ekstrak daun sirsak 30% mengalami peningkatan signifikan pada hari ke-3 sebagai bagian dari fase inflamasi awal, kemudian menurun pada hari ke-7. Uji statistik menggunakan one-way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p < 0,05).

Kesimpulan : Gel ekstrak daun sirsak 30% efektif dalam memodulasi ekspresi TNF-α secara fisiologis pada ulkus traumatikus pada tikus wistar dengan kondisi diabetes melitus tipe II.

Author Biographies

Gusti Ayu Putu Siska Sri Mahartini, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Ida Bagus Pramana Putra Manuaba, Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

I Gusti Agung Dyah Ambarawati, Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Ni Luh Desy Ayu Susilahati, Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

I Gusti Agung Sri Pradnyani, Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Program Studi Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Published
2026-04-10
Section
Original Article