Analisis Determinasi Jenis Kelamin dengan Identifikasi Barr bodies melalui Metode Histopatologi Dental Pulp pada Ras Mongoloid
Abstract
Introduction: Sex determination is a crucial initial step in forensic identification, especially in cases where the body is severely damaged. Teeth, as the most resilient tissue against extreme conditions, can be utilized in forensic analysis through the protected dental pulp tissue. One method that can be applied is the identification of Barr bodies, which are inactivated X chromosomes found only in females. Identification of Barr bodies through histopathological examination of dental pulp tissue offers an accurate and applicable alternative, particularly in specific populations such as the Mongoloid race.
Objective: This study aims to determine the differences in Barr bodies characteristics between males and females in dental pulp tissue through histopathological analysis within the Mongoloid race.
Methods: This research used a comparative study design with 30 extracted tooth samples, consisting of 15 male and 15 female teeth. Dental pulp tissue was collected and processed histopathologically using Hematoxylin-Eosin (H&E) staining.
Results: The results showed a significant difference in the number of Barr bodies between the dental pulp tissues of males and females in the Mongoloid race.
Conclusion: There is a significant histological difference in the characteristics of Barr bodies between male and female dental pulp tissue in the Mongoloid race. Barr bodies are more frequently found in female pulp tissue, making them a useful indicator for sex determination through histopathological methods.
Latar Belakang: Identifikasi jenis kelamin merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses identifikasi forensik terutama pada kondisi jenazah yang mengalami kerusakan berat. Gigi sebagai jaringan tubuh yang paling tahan terhadap tekanan ekstrem dapat dimanfaatkan dalam analisis forensik melalui jaringan pulpa yang terlindungi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah identifikasi barr bodies yaitu kromosom X yang terinaktivasi dan hanya ditemukan pada perempuan. Identifikasi barr bodies melalui metode histopatologi jaringan pulpa gigi dapat menjadi alternatif yang akurat dan aplikatif terutama pada populasi tertentu seperti Ras Mongoloid.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakteristik barr bodies antara laki-laki dan perempuan pada jaringan pulpa gigi secara histopatologi pada Ras Mongoloid.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi komparatif dengan 30 sampel gigi yang terdiri dari 15 gigi laki-laki dan 15 gigi perempuan dan telah diesktraksi. Jaringan pulpa diambil dan diproses secara histopatologi menggunakan pewarnaan Hematoxylin-Eosin(H&E).
Hasil: Hasil dari penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam jumlah barr bodies antara jaringan pulpa laki-laki dan perempuan pada Ras Mongoloid.
Simpulan: Terdapat perbedaan karakteristik barr bodies yang signifikan secara histologi antara jaringan pulpa laki-laki dan perempuan pada Ras Mongoloid. Barr bodies lebih banyak ditemukan pada jaringan pulpa wanita sehingga dapat digunakan sebagai indikator dalam determinasi jenis kelamin melalui metode histopatologi.



